Syaitan Menghindar Dari Umar RA

 

Seperti tidak ada habisnya membahas keutamaan para sahabat. Mereka adalah orang-orang yang dipilih Allah untuk mendampingi Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. Sehingga banyak sekali tauladan yang bisa kita ambil dari kisah-kisah para sahabat. Sebagai lanjutan dari pembahasan saya di artikel sebelumnya, kali ini saya ingin mengajak Anda untuk mengenal sosok sahabat ini, ia yang terkenal dengan ketegasan dan kecerdasannya, ia juga tajam firasatnya. Ada banyak ayat-ayat Al-Quran yang turun karena perkataannya sehingga Rasulullah mencintainya. Beliau disegani oleh musuh-musuhnya, bahkan syaitan dari kalangan jin dan munusia pun menghindar darinya. Ya Anda tidak salah menebak, Ia adalah sahabat mulia Umar bin Khaththab r.a.

Semakin bertambah rasa takut seorang hamba kepada Rabb-nya, maka Allah akan menanamkan rasa segan dan takut di hati orang-orang yang mengenalnya. Inilah Al-Faruq umat ini, Allah Ta’Ala membuat para syaitan takut kepadanya. Begitu dia melihat Umar, maka dia langsung menjauh darinya, karena takutnya kepada Umar.

Dalam suatu riwayat dari Sa’ad bin Abi Waqqash beliau menceritakan, pada suatu saat Umar bin Khaththab pernah meminta izin kepada Nabi Muhammad untuk menemui beliau. Pada saat itu di sisi beliau ada beberapa wanita Quraisy yang sedang berbicara kepada Nabi. Dikisahkan mereka berbicara kepada Nabi dengan suara yang tinggi hingga mengalahkan suara Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. Lalu kemudian mereka mendengar suara Umar yang meminta izin, kemudian mereka langsung memasang hijab. Kemudian Nabi memberi izin kepada Umar untuk masuk, lalu Umar pun masuk sambil Nabi tertawa.

Umar berkata, “Apa yang membuatmu tertawa wahai Rasulullah?” Nabi menjawab, “Aku heran kepada wanita-wanita yang ada di sisiku, begitu mendengar suaramu mereka langsung memelankan suaranya dan berhijab”. Umar berkata “Wahai Rasulullah mereka seharusnya lebih takut kepadamu.” Umar berkata kepada para wanita, “Wahai musuh-musuh pada diri mereka sendiri, apakah kalian takut kepadaku dan tidak takut kepada Rasulullah?” Mereka menjawab, “Ya, karena engkau lebih keras dan lebih kasar daripada Nabi.”

Maka Rasulullah bersabda, “Wahai ibnul Khaththab! Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah syaitan berpapasan denganmu sedang melalui sebuah jalan, kecuali dia akan melalui jalan selain jalanmu.” (HR. Bukhari).

Dalam sebuah riwayat lain, “Sesungguhnya aku melihat syaitan dari jenis jin dan manusia telah berlari dari Umar.”

Betapa luar biasanya sosok Umar bin Khaththab, sampai sampai syaitan pun kabur menghindar karena takut kepadanya. Hal ini menunjukkan karakter yang dimiliki Umar yang disertai dengan dasar keimanan yang kuat, Allah telah menjadikan manusia dan syaitan di sekitarnya takut kepadanya, sebagaimana takutnya Umar kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

Pelajaran berharga buat kita semua, ternyata jika kita ingin disegani oleh manusia bukan dalam artian segan yang negatif ya, tapi segan yang menimbulkan rasa hormat, rasa menghargai, maka pertanyaannya satu apakah kita sudah merasa takut kepada Allah?

Follow akun media social kami untuk mengikuti artikel inspiratif seperti ini:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s