Awal Mula Rasulullah Melaksanakan Sholat Malam

Sebelum tidur yuk simak sharing saya yang satu ini..

Ini adalah bagian dari serial kajian sholat malam yang rutin diposting broadcast message dan timeline LINE @adlanmuslim setiap malam jam 20.00 – 21.00 WIB.

Temen-temen juga bisa mengklik link berikut ini untuk join langsung di LINE@ kami

http://line.me/ti/p/%40adlanmuslim

Untuk mengikuti serial kajian sholat malam bagian ke-1 dan ke-2 temen-temen dapat mengikutinya pada LINE @adlanmuslim atau klik link di atas ya..

Baiklah, di postingan blog kali ini kita akan membahas praktek mengenai waktu dan intensitas pelaksanaan sholat malam yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat.

Mudah2an bermanfaat buat temen-temen semua.. Baca sampai tuntas ya..

#1 Awal Mula Perintah Sholat Malam

Kalau kita buka Q.S Al-Muzammil ayat 1-2 yang terjemahnya sbb:

(1) “Wahai orang yang berselimut (Muhammad)”

(2) “Bangunlah (untuk shalat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil”

Ayat tersebut turun kepada Nabi SAW pada saat beliau dlm keadaan sulit dan paling membutuhkan bantuan.

Ini di masa masa awal perjuangan dakwah di mekkah.

Melalui ayat tersebut Allah bermaksud untuk menguatkan, membangun, merawat jiwa dan memperkokoh iman Nabi serta sahabatnya

Sejak turun ayat tsb maka Rasulullah beserta para sahabat melaksanakan sholat malam sebagai kewajiban.

Sampai kemudian turun ayat ke-20 maka hukum sholat malam berubah menjadi sunat.

Hal ini berdasarkan keterangan Aisyah radiallahu anhu :

“Sesungguhnya Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung telah mewajibkan Sholat malam pada awal surat tersebut. Dan selama satu tahun Nabi saw. dan para sahabat melaksanakan kewajiban itu. Selama dua belas bulan, kelanjutan ayat tersebut ditahan Allah di langit, sampai pada bagian akhir surat tersebut akhirnya diturunkan Allah yang berisi keringanan. Sejak saat itu hukum Sholat malam menjadi sunat, tidak wajib”

Jika disimpulkan dari keterangan di atas, Nabi dan para sahabat sempat melaksanakan sholat malam sebagai sholat wajib yg dikerjakan tiap malam selama 12 bulan. Lalu kemudian berubah menjadi sunat setelah ayat ke-20 Q.S Al-Muzammil turun.

Walaupun demikian Nabi dan para sahabat tetap merutinkan pelaksanaannya hampir setiap hari.

#2 Waktu Pelaksanaan Sholat Malam

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa waktu pelaksanaan sholat malam Rasulullah bervariasi waktunya.

Beliau pernah melaksanakan mulai dari awal malam (setelah Isya sampai shubuh).

Beliau pernah juga mulai melaksanakannya sejak pertengahan malam.

Dan pernah juga mulai sepertiga malam terakhir.

Waktu sholat malam yang paling afdal menurut riwayat Bukhari dan Muslim adalah sbb:

“Pada tiap sepertiga malam terakhir Allah turun ke langit dunia lalu Ia Berfirman: “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.”

Untuk sharing selanjutnya kita akan membahas kiat-kiat praktek sholat malam untuk pemula. Semoga bermanfaat ya teman.. Ikuti terus postingan selanjutnya ^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s