Jadikan Bisnis Anda Sebagai Jalan Mendekatkan Diri Kepada Sang Pencipta

PATUT MENJADI RENUNGAN KITA

Mungkin Anda pernah memiliki pemikiran seperti ini:

  • “Saya sudah mencari rezeki siang malam, menembus kemacetan tiap hari tapi koq kehidupan saya masih belum sesuai harapan?”
  • “Saya sudah bekerja keras maksimal, tapi koq apa yang saya dapatkan masih terasa kurang?”
  • “Saya masih kuliah, ingin meringankan beban orang tua, tapi gimana caranya?”

Atau mungkin Anda pernah mengalami hal ini:

  • “Semakin saya berikhtiar semaksimal mungkin, semakin waktu ibadah saya jadi berkurang.”
  • “Saya udah punya bisnis dan berhasil, tapi saya ga tau sesungguhnya apa yang saya cari?”
  • “Semakin sibuk saya mendapatkan penghasilan, kenapa terasa seperti ada yang kurang dalam hidup saya?”

Bisa jadi ungkapan-ungkapan di atas pernah terlintas di pikiran kita.

Jika Anda ingin mengambil jalan bisnis dalam kehidupan Anda, coba Anda tanamkan dalam pikiran Anda…

“Bisnis itu sesungguhnya sekedar jalan untuk mencapai tujuan KEBAHAGIAAN yaitu KEBAHAGIAAN DUNIA dan AKHIRAT”

Karena bisnis itu hanya sekedar jalan (wasilah), maka jangan jadikan bisnis adalah SEGALANYA. Ada sebagian orang yang berprinsip “Pokoknya dapat duit gimanapun caranya…” Ini BAHAYA!!!, bukan keberuntungan yang Anda dapatkan tetapi KECELAKAAN menanti Anda di ujung jalan.

Sadar engga sadar banyak orang di luar sana niat awalnya ingin bangun bisnis untuk kemaslahatan, tapi nyatanya bangun bisnis untuk kesengsaraan.

Sekarang coba bayangkan…

Bagaimana perasaan Anda, jika Anda memiliki bisnis yang menjadikan Anda:

  • Makin dekat dengan Allah
  • Makin peduli pada sesama
  • Makin sayang sama keluarga
  • Makin banyak bersyukur
  • Makin jauh dari kemaksiatan
  • Makin rajin bersedekah
  • Makin rajin beribadah
  • Makin rajin berdoa
  • Makin rajin ikhtiyar

Mari kita saling mengingatkan dalam kebaikan. Semoga kita semua senantiasa berada dalam ridha-Nya. Allah telah menerangi hidup kita, membimbing kita, menutup aib kita, dan melindungi kita dari segala bentuk keburukan.

Mulai sekarang tanamkan dalam diri kita, bahwa…

“Bisnis yang paling bagus bukan hanya yang membawa manfaat ekonomi saja, tapi juga yang SEMAKIN MENDEKATKAN PEMILIKNYA DENGAN SANG PENCIPTA”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s